Pada hari Jum’at, 10 Januari 2019 Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Doktor Gunawan Budianto membuka acara rapat kerja (Raker) Forum Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Perguruan Tinggi Muhammadiyah (Fordek Fisip PTM) se-Indonesia di Kampus UMY.

Dalam pertemuan itu, Fordek PTM se-Indonesia menyoroti buruknya komunikasi politik para elit saat ini. Rektor UMY meminta agar para dekan Fisip PTM ikut terlibat memberi kontribusi dalam upaya memberpaiki jeleknya komunikasi politik yang terjadi belakangan ini.

“Saat ini, komunikasi politik yang terjadi amat jelek. Susah kita mendapatkan komunikasi politik yang baik. Para dekan FISIP PTM harus ikut memperbaikinya,” kata Gunawan Budianto dalam sambutannya.

Gunawan mengemukakan, saat ini yang muncul seperti pertarungan. Para elit seperti petarung, alhasil ada yang menang dan ada yang kalah. Fenomena di daerah, kepala daerah tak mau melepas identitas partainya, padahal dia sudah jadi milik semua masyarakat.

“Ini tak baik untuk demokrasi dan penyelenggaraan kenegaraan di Indonesia. Ini harus diperbaiki,” lanjutnya.

Menurut Gunawan, Fordek FISIP PTM bisa memberi kontribusi dalam bentuk naskah atau kertas kerja di berbagai aspek yang memang bagian dari kompetensinya. Selain itu, bisa juga lewat muatan atau materi yang dimasukkan di kurikulum, seperti adanya perspektif politik lokal yang tujuannya mampu membangun budaya politik lokal sesuai karakter masing-masing daerah.

Ketua Fordek PTM Dr. Titin Purwaningsih, S.IP., M.Si menyampaikan, forum dekan ini beranggotakan 26 dekan atau pimpinan yang memiliki fakultas atau sekolah tinggi ilmu sosial dan politik. Kegiatan dua hari di Fisipol UMY, selain silaturrahim, memperkuat komunikasi juga sekaligus melakukan Rapat Kerja dan Workshop Peran Fakultas dalam Akreditasi Prodi 4.0.