Malam Puncak Ikom Bravery Competition 2016. (Yusuf paling kiri) Dok. Pribadi

Yusuf (kiri) di malam puncak Ikom Bravery Competition 2016. (Dok. Pribadi)

Kemudahan mengakses informasi di era keterbukaan sekarang ini seringkali disalahgunakan oleh masyarakat, termasuk dalam menggunakan media sosial. Walaupun dalam dunia maya, setiap orang harus memiliki sopan santun yang baik dan tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak sebaiknya dilakukan. Ide itulah yang mengantarkan Yusuf Harfi, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIPOL UMY menjadi juara satu dalam kompetisi menulis Ikom Bravery Competition 2016 dengan tema Transformation of Culture yang dilaksanakan di Universitas Telkom, Bandung pada beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tingkat sopan santun anak muda di Indonesia dalam bermedia sosial sangat memprihatinkan. “Salah satu contohnya adalah ketika kasus Ahok mencuat ke publik. Banyak masyarakat terutama anak muda yang memberikan makian dan cacian di media sosial. Padahal belum tentu mereka mengerti seperti apa duduk permasalahannya,” kata Yusuf.

Menurunnya tingkat sopan santun bermedia sosial, lanjut Yusuf, disebabkan oleh makin mudahnya informasi didapatkan. “Sekarang semua informasi apapun, kapanpun, dan di manapun sangat mudah didapatkan, ya. Masyarakat terlalu dimudahkan dan dimanjakan oleh itu semua sehingga menjadikan mereka terbuai dan lupa mereka juga harus menjaga sopan santun,” kata Yusuf.

Ia berharap masyarakat dan anak muda khususnya bisa paham dan mengerti untuk apa media sosial itu diciptakan. “Saya harap sebelum mengonsumsi teknologi dan media sosial itu, mereka paham dulu teknologi itu dibuat untuk apa. Jangan yang tujuan awalnya diciptakan untuk memudahkan komunikasi, malah untuk saling menghina,” tutup Yusuf.

Sebagai informasi, Ikom Bravery Competition 2016 merupakan acara yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Telkom yang diadakan secara tahunan. Di dalamnya terdapat berbagai macam lomba, seperti lomba menulis artikel, lomba jurnalis warga, dan lomba fotografi.

BagikanTweet about this on TwitterShare on Facebook0Share on Google+0